Pelaihari - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DISPUSIP) Kabupaten Tanah Laut menggelar kegiatan Pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai bagian dari program penguatan pengelolaan pendidika
Pelaihari - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DISPUSIP) Kabupaten Tanah Laut menggelar kegiatan Pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai bagian dari program penguatan pengelolaan pendidikan di lingkungan PAUD. Kegiatan ini berlangsung di Kantor DISPUSIP Kabupaten Tanah Laut, Senin (03/11/2025).
Acara dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Laut yang diwakili oleh Bapak H. A. Sairaji, S.Pd., M.Di., Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan, Ketua Pokja II Kabupaten Tanah Laut yang diwakili oleh Ibu Tuti Jumiati, para dewan guru pendamping, serta murid-murid dari tujuh Taman Kanak-kanak (TK) di wilayah Kabupaten Tanah Laut.
Dalam sambutannya, Bapak H. A. Sairaji, S.Pd., M.Di. menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme peserta dan berharap kegiatan ini dapat terus ditingkatkan di masa mendatang.
“Kami berharap ke depan kegiatan seperti ini semakin berkembang dan rutin dilaksanakan. Kehadiran tujuh TK sekaligus hari ini merupakan hal yang luar biasa dan patut menjadi contoh bagi kegiatan serupa di masa datang,” ujarnya.
Sementara itu, Ibu Juwairiah, S.Pd., selaku Kepala Pembinaan PAUD Kabupaten Tanah Laut yang juga mewakili Bunda PAUD Kabupaten Tanah Laut, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menumbuhkan kembali budaya literasi pada anak usia dini.
“Anak-anak saat ini cenderung lebih akrab dengan gawai. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mengembalikan kebiasaan membaca sebagai budaya positif sejak usia dini. Pembelajaran di PAUD tetap berprinsip pada bermain, tetapi bermain yang terarah dan mendidik,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut juga diperkenalkan konsep “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”, Bangun pagi, Beribadah, Berolahraga, Belajar, Makan sehat bergizi, Bermasyarakat, dan Tidur lebih awal.
Kebiasaan ini bertujuan membentuk karakter anak-anak Indonesia menjadi generasi yang sehat, berakhlak, dan berdaya saing. (Diskominfostasan Tala)